Biaya Kuliah Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II 2023/2024 - Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II merupakan institusi pendidikan kesehatan dibawah Kementerian Kesehatan. Berawal dari sejarah, Akademi-Akademi Kedinasan telah mengalami perubahan kelembagaan beberapa kali. Pada tahun 1991 dengan dikeluarkannya surat keputusan Menteri Kesehatan Nomor: 095/MenKes/ SK/II/1991, tentang Akademi-Akademi Kedinasan Departemen Kesehatan menjadi Pendidikan Ahli Madya Kesehatan, kemudian pada tahun 1993 dengan dikeluarkannya surat keputusan Menteri Kesehatan Nomor: 535/ Menkes/SK/VII/1993 tanggal 10 Juli 1993 tentang Organisasi dan Tata Kerja Akademi-Akademi Kedinasan Departemen Kesehatan, Pendidikan Ahli Madya berubah kembali menjadi Akademi.
Tahun 2001 berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No: 298/MenKes dan KesSos/SK/IV/2001, tertanggal 16 April 2001 tentang Organisasi dan tata Kerja Politeknik Kesehatan, terbentuklah Politeknik Kesehatan Jakarta II, yang merupakan penggabungan 7 (tujuh) Akademi yang terdiri dari Akademi Teknik Elektromedik, Akademi Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi, Akademi Teknik Gigi, Akademi Gizi, Akademi Kesehatan Lingkungan, Akademi Farmasi, Akademi Analisa Farmasi dan Makanan berubah status menjadi jurusan pada institusi Politeknik Kesehatan Jakarta II. Nama jurusan yang ada di Politeknik Kesehatan Jakarta II adalah sebagai berikut :
- Jurusan Teknik Elektromedik
- Jurusan Teknik Radiodiagnostik & Radioterapi
- Jurusan Teknik Gigi
- Jurusan Gizi
- Jurusan Kesehatan Lingkungan
- Jurusan Analisa Farmasi dan Makanan
- Jurusan Farmasi
Terbentuknya Politeknik Kesehatan menuntut adanya penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, pembinaan civitas akademika dan administrasi secara terpadu didasarkan pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor: OT.01.01.2.4.0375 dan disempurnakan dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 890 tahun 2007, tentang Pedoman Organisasi Dan Tatalaksana Politeknik Kesehatan., serta SK Menkes Nomor: OT.02.03/I/4/03440.1 tanggal 1 Juli 2008 tentang Pedoman Organisasi dan Tatalaksana Politeknik Kesehatan Departemen Kesehatan RI.
BIAYA PENDIDIKAN POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II
Tarif Uang Kuliah Tunggal
Poltekkes Kemenkes Jakarta II
![]() |
| Gambara : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta II |
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 55/PMK.05/2021 tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum (BLU) Poltekkes Kemenkes Jakarta II dan Keputusan Direktur Poltekkes Kemenkes Jakarta II Nomor HK.02.03/II/0761/2022. Uang Kuliah Tunggal (UKT) Poltekkes Kemenkes Jakarta II mulai Tahun Ajaran 2022-2023 untuk mahasiswa baru dikenakan tarif sebagai berikut :
- UKT Mahasisiwa Reguler
| No. | Program Studi | Tarif UKT /semester |
| 1 | Diploma III Gizi | Rp 6.000.000 |
| 2 | Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika | Rp 6.300.000 |
| 3 | Diploma III Sanitasi | Rp 6.000.000 |
| 4 | Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan | Rp 6.200.000 |
| 5 | Diploma III Teknologi Elektro-medis | Rp 6.300.000 |
| 6 | Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektro-medis | Rp 6.800.000 |
| 7 | Diploma III Radiologi | Rp 6.300.000 |
| 8 | Sarjana Terapan Teknologi Radiologi Pencitraan | Rp 6.800.000 |
| 9 | Diploma III Farmasi | Rp 5.800.000 |
| 10 | Diploma III Analisis Farmasi dan Makanan | Rp 5.800.000 |
| 11 | Diploma III Teknik Gigi | Rp 6.200.000 |
- UKT Mahasiswa Alih Jenjang dan Rekognisi Pembelajaran Lampau
| No. | Program Studi | Tarif UKT /semester |
| 1 | Diploma III Farmasi (RPL) | Rp 6.000.000 |
| 2 | Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektro-medis (AJ) | Rp 6.800.000 |
| 3 | Sarjana Terapan Teknologi Radiologi Pencitraan (AJ) | Rp 6.800.000 |
